Feeds:
Pos
Komentar

Penyelenggaraan Call for Papers dimulai dari publikasi pada pertengahan Januari hingga acara puncak seminar nasional pada 19 April 2017. Pada saat deadline, 31 Maret 2017, panitia telah menerima naskah peserta yang berasal dari berbagai penjuru Nusantara. Mereka berasal dari Pulau Sumatera, seperti Banda Aceh, Binjai, Medan, Kubung, Pekanbaru, Palembang, Ogan Komering Ulu, Lampung Utara, Lampung Tengah. Peserta dari Pulau Kalimantan berasal dari Tarakan, Banjarbaru, Pontianak, Barito Kuala, Balikpapan. Peserta dari Pulau Sulawesi berasal dari Palu, Makassar, Parigi Moutong dan Buton. Tak ketinggalan peserta dari Kepulauan Nusa Tenggara seperti Denpasar, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Mataram pun turut serta, bahkan ada partisipan dari Pulau Kepala Burung, yakni dari Jayapura. Dan yang pasti para paper makers dari Pulau Jawa yang tersebar mulai dari kota-kota di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur semakin menambah semarak perhelatan Call for Papers tahun ini.

Kepala Penelitian Tembakau Jember Erna Anastasia DE menyebutkan bahwa total naskah yang masuk sebanyak 210 paper. “Di luar dugaan. Karena target kami 100 paper,” ungkap Erna. Karena pesertanya ada yang individu maupun group, dimana yang group beranggotakan maksimal tiga orang. Maka ditinjau dari personal yang berpartisipasi, jumlahnya menembus angka 417 orang.

Erna berharap, ide-ide yang masuk dari peserta akan menjadi masukan yang konstruktif bagi kemajuan sektor pertembakauan di Indonesia dan ajang ini dapat menjadi program tahunan (Annual Program) PTPN X Penelitian Tembakau Jember.

 

Besok adalah batas akhir pengumpulan naskah Call For Papers PTPN X Penelitian Tembakau Jember. Sembari sibuk menerima, merekap dan mereview kelengkapan berkas-berkas dari peserta, panitia pun telah menyiapkan sertifikat.

“Ya, kami telah menyiapkan sertifikat untuk seluruh peserta, tanpa kecuali baik peserta individu maupun group,” terang Erna Anastasia DE Kepala Penelitian Tembakau Jember.

Untuk kategori group, lanjut wanita asal Klaten ini, baik ketua maupun anggota group semua akan mendapatkan sertifikat. Begitupun bagi peserta yang mengirimkan lebih dari satu paper, juga akan kami berikan sertifikat ganda, tentunya dengan desain yang berbeda, namun tanpa menghilangkan ciri khas PTPN X dan tembakau.

Lanjut Baca »

Batas akhir pengumpulan naskah Call For Papers (CFP) PTPN X Penelitian Tembakau Jember tinggal tiga hari lagi. Beragam naskah dari berbagai kalangan dan wilayah di tanah air sudah mulai membanjiri surat elektronik panitia. Semakin mendekati tenggat waktu, tak hanya peserta yang semakin terpacu adrenalinnya, begitupun dengan panitia.

“Kami sangat menikmati berjibaku dengan naskah-naskah peserta yang sudah masuk. Menyenangkan sekaligus mendebarkan,” papar Wawan, contact person CFP.

Senada dengan rekan kerjanya, Aini contact person CFP yang lain pun berujar: “Stok tenaga dan kesabaran kami harus tetap melimpah, karena mendekati deadline, pertanyaan dari para calon peserta CFP juga kian frekuentif sepanjang waktu.”

Menurutnya, frekuensi dan jumlah penanya CFP mengindikasikan animo peserta cukup besar untuk berpartisipasi dalam ajang ilmiah bergengsi tersebut.

 

Lanjut Baca »

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X kembali menjalin kerjasama dalam hal penelitian dan pengembangan dengan Universitas Jember (Unej). Nota kesepahaman tersebut ditandatangani langsung oleh Dirut PTPN X Dwi Satriyo Annurogo dan Rektor Unej M. Hasan, Rabu (22/03).

Dijelaskan  Dirut PTPN X Dwi Satriyo Annurogo, latar belakang kerjasama ini karena pihaknya sangat concern terhadap pendidikan,  terlebih beberapa unit dan anak usaha PTPN X juga banyak terdapat di kawasan Jember. Diharapkan dengan adanya kerjasama ini akan lahir inovasi baru terutama di bidang pertanian dan perkebunan terutama di Kota Jember.

“PTPN X  sendiri mempunyai Puslit tembakau  di kota Jember yang cukup lengkap peralatannya. Kami sangat membuka tangan sebesar-besarnya jika nantinya pihak Unej ingin melakukan penelitian disana. Kami juga memiliki lahan tembakau yang juga siap sebagai lahan uji coba” katanya.

Sementara itu Rektor Unej, M. Hasan sangat menyambut baik kerjasama ini, seperti diketahui bersama bahwa komoditas pertanian atau perkebunan saat ini memang jauh dari minat para mahasiswa, hal ini lantaran komoditas ini dianggap tidak mempunyai nilai ekonomis yang tinggi, seperti tembakau.

“Komoditas tembakau saat ini memang tengah meredup, pasalnya banyak pro dan kontra terhadap tanaman ini. Padahal di sisi lain, tembakau telah memberikan kontribusi bagi perekonomian Indonesia, bahkan sudah menjadi warisan sosial bagi masyarakat Indonesia, khususnya bagi Jember yang sudah lama dikenal sebagai penghasil tembakau berkualitas,” katanya

Untuk itu sekarang pihaknya terus berusaha mencari alternatif pengembangan produk turunan tembakau, sehingga tembakau tidak hanya sebagai bahan pembuat rokok dan cerutu saja. (AZA_Sekper, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/peduli-pendidikan-ptpn-x-lakukan-mou-dengan-universitas-jember

Berbeda dari penyelenggaraan Call For Papers (CFP) pada umumnya, event CFP oleh PTPN X Penelitian Tembakau Jember memiliki beberapa keunggulan sekaligus keunikan. Penasaran? Simak ulasan berikut ini.

Lanjut Baca »

Dalam formulir pendaftaran yang harus diisi oleh peserta Call For Papers (CFP) ada poin ‘link pemuatan.’ Apa yang dimaksud dengan link pemuatan berikut manfaatnya serta bagaimana cara mengisinya?

Lanjut Baca »

Masyarakat Ekonomi ASEAN ‘memaksa’ kita harus kompetitif dan unggul agar dapat memenangkan persaingan. Peran research and development juga tidak bisa dipandang sebelah mata. Kontribusi peneliti sangat penting dalam memajukan roda bisnis perusahaan. Para peneliti harus produktif, inovatif serta mampu menjadi inventor-inventor berkelas dunia, khususnya bagi para peneliti tembakau yang komoditasnya diekspor ke berbagai penjuru dunia.

“Sudah bukan saatnya para peneliti berada selangkah dua langkah di depan praktisi. Namun harus puluhan langkah di depan agar dapat mengikuti perkembangan zaman,” harapan Ir. Toto Guranto Nugroho, Kepala Divisi Tembakau PTPN X.

Menurut Toto yang didapuk sebagai salah satu juri Call for Papers ini, penyelenggaraan Call for Papers oleh PTPN X Penelitian Tembakau Jember merupakan kegiatan yang bagus. Melalui ajang ini ide dan masukan konstruktif dari pihak eksternal maupun internal PTPN X yang terjaring akan mewarnai terobosan-terobosan yang bersifat aplikatif bagi peningkatan produktivitas, budidaya, teknologi pengolahan, serta kualitas tembakau yang dihasilkan.

Lanjut Baca »