Feeds:
Pos
Komentar

20 Naskah Terpilih

Dewan juri telah menetapkan 20 naskah terpilih untuk dikerucutkan menjadi 10 naskah, dan 6 nominator.

Berikut informasi 20 naskah terpilih. No naskah tidak menunjukkan urutan peringkat.

Link 20 naskah terpilih:

https://drive.google.com/file/d/0B1cZq7PNTY8zSlFTUHhuV0xteG8/view?usp=sharing

Iklan

35 Naskah Terpilih

Dewan juri telah menetapkan 35 naskah terpilih untuk dikerucutkan menjadi 20 naskah, 10 naskah, dan 6 nominator.

Berikut informasi 35 naskah terpilih. No naskah tidak menunjukkan urutan peringkat.

Link 35 naskah terpilih:

https://drive.google.com/file/d/0B1cZq7PNTY8zYWhQT1c3aUVKYWM/view

55 Naskah Terpilih

Dewan juri telah menetapkan 55 naskah terpilih untuk dikerucutkan menjadi 35 naskah, 20 naskah, 10 naskah, dan 6 nominator.

Berikut informasi 55 naskah terpilih. No naskah tidak menunjukkan urutan peringkat.

Link 55 naskah terpilih:

https://drive.google.com/file/d/0B1cZq7PNTY8zbXJpSGROWUs0OWc/view?usp=sharing

Hari ini, Rabu 5 April 2017 sedianya adalah hari penetapan nominator lomba Call for Papers. Namun mengingat naskah yang masuk mencapai 210 paper, maka pengumuman nominator baru bisa dilakukan minggu depan. Demikian Erna Anastasia DE Kepala Penelitian Tembakau Jember memaparkan.

“Hari ini kami memang belum bisa mengumumkan nama-nama nominatornya karena membludaknya naskah yang masuk. Namun, jangan khawatir, sesi penjurian tengah dilakukan secara marathon oleh dewan juri dalam minggu ini,” terang Erna.

Ditemui secara terpisah, Desak Nyoman Siksiawati, salah satu dewan juri mengungkapkan rasa takjubnya: “Luar biasa sekali penyelenggaraan CFP ini. Banyaknya naskah yang masuk mengindikasikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap tembakau masih tinggi.”

Padahal, lanjutnya, tembakau merupakan komoditas yang kontroversi dan banyak tekanan di sana-sini.

Senada dengan Desak, Toto Guranto Nugroho-dewan juri yang lain pun menyatakan kekagumannya. Sebagai komoditas yang jarang dilirik orang, menjadi kabar gembira bagi kami praktisi tembakau saat mengetahui tingginya antusiasme peserta.

Nama-nama nominator akan diumumkan minggu depan via website dan juga mereka akan dihubungi langsung oleh pihak panitia.

“Semoga para nominator ini mampu menampilkan presentasi terbaik mereka pada seminar nasional yang akan dihelat Rabu, 19 April 2017 di Jember,” ekspektasi Erna.

Penyelenggaraan Call for Papers dimulai dari publikasi pada pertengahan Januari hingga acara puncak seminar nasional pada 19 April 2017. Pada saat deadline, 31 Maret 2017, panitia telah menerima naskah peserta yang berasal dari berbagai penjuru Nusantara. Mereka berasal dari Pulau Sumatera, seperti Banda Aceh, Binjai, Medan, Kubung, Pekanbaru, Palembang, Ogan Komering Ulu, Lampung Utara, Lampung Tengah. Peserta dari Pulau Kalimantan berasal dari Tarakan, Banjarbaru, Pontianak, Barito Kuala, Balikpapan. Peserta dari Pulau Sulawesi berasal dari Palu, Makassar, Parigi Moutong dan Buton. Tak ketinggalan peserta dari Kepulauan Nusa Tenggara seperti Denpasar, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Mataram pun turut serta, bahkan ada partisipan dari Pulau Kepala Burung, yakni dari Jayapura. Dan yang pasti para paper makers dari Pulau Jawa yang tersebar mulai dari kota-kota di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur semakin menambah semarak perhelatan Call for Papers tahun ini.

Kepala Penelitian Tembakau Jember Erna Anastasia DE menyebutkan bahwa total naskah yang masuk sebanyak 210 paper. “Di luar dugaan. Karena target kami 100 paper,” ungkap Erna. Karena pesertanya ada yang individu maupun group, dimana yang group beranggotakan maksimal tiga orang. Maka ditinjau dari personal yang berpartisipasi, jumlahnya menembus angka 417 orang.

Erna berharap, ide-ide yang masuk dari peserta akan menjadi masukan yang konstruktif bagi kemajuan sektor pertembakauan di Indonesia dan ajang ini dapat menjadi program tahunan (Annual Program) PTPN X Penelitian Tembakau Jember.

 

Besok adalah batas akhir pengumpulan naskah Call For Papers PTPN X Penelitian Tembakau Jember. Sembari sibuk menerima, merekap dan mereview kelengkapan berkas-berkas dari peserta, panitia pun telah menyiapkan sertifikat.

“Ya, kami telah menyiapkan sertifikat untuk seluruh peserta, tanpa kecuali baik peserta individu maupun group,” terang Erna Anastasia DE Kepala Penelitian Tembakau Jember.

Untuk kategori group, lanjut wanita asal Klaten ini, baik ketua maupun anggota group semua akan mendapatkan sertifikat. Begitupun bagi peserta yang mengirimkan lebih dari satu paper, juga akan kami berikan sertifikat ganda, tentunya dengan desain yang berbeda, namun tanpa menghilangkan ciri khas PTPN X dan tembakau.

Lanjut Baca »

Batas akhir pengumpulan naskah Call For Papers (CFP) PTPN X Penelitian Tembakau Jember tinggal tiga hari lagi. Beragam naskah dari berbagai kalangan dan wilayah di tanah air sudah mulai membanjiri surat elektronik panitia. Semakin mendekati tenggat waktu, tak hanya peserta yang semakin terpacu adrenalinnya, begitupun dengan panitia.

“Kami sangat menikmati berjibaku dengan naskah-naskah peserta yang sudah masuk. Menyenangkan sekaligus mendebarkan,” papar Wawan, contact person CFP.

Senada dengan rekan kerjanya, Aini contact person CFP yang lain pun berujar: “Stok tenaga dan kesabaran kami harus tetap melimpah, karena mendekati deadline, pertanyaan dari para calon peserta CFP juga kian frekuentif sepanjang waktu.”

Menurutnya, frekuensi dan jumlah penanya CFP mengindikasikan animo peserta cukup besar untuk berpartisipasi dalam ajang ilmiah bergengsi tersebut.

 

Lanjut Baca »