Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Siaran Pers’ Category

  1. Optimalisasi Teknologi DNA Rekombinan pada Tanaman Tembakau dengan TMV (Tobacco Mosaic Virus) sebagai Carrier untuk Produksi Hormon Insulin bagi Penderita Diabetes Tipe I. (Naufal Bayu Prasetyo, Oriza Adriant, Rio Bayu Pratama- Bogor)

 

  1. Ostoni (Osmotin Tobacco for Furniture): Diversifikasi Produk Tembakau Kualitas Rendah Untuk Mengatasi Permasalahan Jamur Pada Furniture. (Sholahuddin Alayyubi, Deriko Eduwardo De Deus, Ivone Marselina Nugraha-Yogyakarta)

 

  1. Inovasi Pembuatan Soft Candy dari Ekstrak Tembakau Sebagai Pengganti Rokok. (Andri Wardani, Fresty Nurmala Sari-Jember)

 

  1. “Benih Sakti” Induksi Ketahanan Coating Benih Tembakau terhadap Kekeringan dan Penyakit Lanas Menggunakan Jamur Mikoriza untuk Meningkatkan Pertumbuhan dan Kualitas Hasil Tembakau. (Ahmad Ihwanudin, Holisfiani-Jember)

 

  1. Dampak TMV (Tobacco Mozaic Virus) sebagai Inovasi dalam Pengobatan HIV/AIDS. (Rizqi Nur Awalia, Rosana Panggawean, Diana Rizqa Auliya-Jember)

 

  1. Efektivitas Ekstrak N-Heksana Batang Tembakau (Nicotiana tobacum) Sebagai Larvasida Nyamuk Aedes Aegypti: Potensi Pemanfaatan Limbah Tanaman Tembakau Sebagai Biolarvasida Vektor Demam Berdarah Dengue (DBD). (Ridwan Hadinata Salim-Pontianak)

 

Selamat kepada para pemenang!

 

 

 

 

 

 

 

Read Full Post »

Hari ini, Rabu 5 April 2017 sedianya adalah hari penetapan nominator lomba Call for Papers. Namun mengingat naskah yang masuk mencapai 210 paper, maka pengumuman nominator baru bisa dilakukan minggu depan. Demikian Erna Anastasia DE Kepala Penelitian Tembakau Jember memaparkan.

“Hari ini kami memang belum bisa mengumumkan nama-nama nominatornya karena membludaknya naskah yang masuk. Namun, jangan khawatir, sesi penjurian tengah dilakukan secara marathon oleh dewan juri dalam minggu ini,” terang Erna.

Ditemui secara terpisah, Desak Nyoman Siksiawati, salah satu dewan juri mengungkapkan rasa takjubnya: “Luar biasa sekali penyelenggaraan CFP ini. Banyaknya naskah yang masuk mengindikasikan bahwa kepedulian masyarakat terhadap tembakau masih tinggi.”

Padahal, lanjutnya, tembakau merupakan komoditas yang kontroversi dan banyak tekanan di sana-sini.

Senada dengan Desak, Toto Guranto Nugroho-dewan juri yang lain pun menyatakan kekagumannya. Sebagai komoditas yang jarang dilirik orang, menjadi kabar gembira bagi kami praktisi tembakau saat mengetahui tingginya antusiasme peserta.

Nama-nama nominator akan diumumkan minggu depan via website dan juga mereka akan dihubungi langsung oleh pihak panitia.

“Semoga para nominator ini mampu menampilkan presentasi terbaik mereka pada seminar nasional yang akan dihelat Rabu, 19 April 2017 di Jember,” ekspektasi Erna.

Read Full Post »

Penyelenggaraan Call for Papers dimulai dari publikasi pada pertengahan Januari hingga acara puncak seminar nasional pada 19 April 2017. Pada saat deadline, 31 Maret 2017, panitia telah menerima naskah peserta yang berasal dari berbagai penjuru Nusantara. Mereka berasal dari Pulau Sumatera, seperti Banda Aceh, Binjai, Medan, Kubung, Pekanbaru, Palembang, Ogan Komering Ulu, Lampung Utara, Lampung Tengah. Peserta dari Pulau Kalimantan berasal dari Tarakan, Banjarbaru, Pontianak, Barito Kuala, Balikpapan. Peserta dari Pulau Sulawesi berasal dari Palu, Makassar, Parigi Moutong dan Buton. Tak ketinggalan peserta dari Kepulauan Nusa Tenggara seperti Denpasar, Lombok Timur, Lombok Barat, dan Mataram pun turut serta, bahkan ada partisipan dari Pulau Kepala Burung, yakni dari Jayapura. Dan yang pasti para paper makers dari Pulau Jawa yang tersebar mulai dari kota-kota di Provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, dan Jawa Timur semakin menambah semarak perhelatan Call for Papers tahun ini.

Kepala Penelitian Tembakau Jember Erna Anastasia DE menyebutkan bahwa total naskah yang masuk sebanyak 210 paper. “Di luar dugaan. Karena target kami 100 paper,” ungkap Erna. Karena pesertanya ada yang individu maupun group, dimana yang group beranggotakan maksimal tiga orang. Maka ditinjau dari personal yang berpartisipasi, jumlahnya menembus angka 417 orang.

Erna berharap, ide-ide yang masuk dari peserta akan menjadi masukan yang konstruktif bagi kemajuan sektor pertembakauan di Indonesia dan ajang ini dapat menjadi program tahunan (Annual Program) PTPN X Penelitian Tembakau Jember.

 

Read Full Post »