Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Refleksi’ Category

Dalam setiap halal bi halal, terselip reunian dengan teman TK, teman SD, SMP, SMA, kuliah, teman kantor, tetangga di kampung saat kecil dulu, tetangga saat mengontrak dahulu kala dan sebagainya. Yang harus dingat, waktu itu tidak diam membatu, namun bergerak dinamis, mengubah banyak hal.

Jadi jika sewaktu SMP seorang teman sedemikian imut, puluhan tahun berlalu, bisa saja sekarang berat badannya menjadi 4 kali lipat dari yang kita kenal. Teman SMA yang dulu lincah riang sebagai primadona, sekarang bisa saja keriput mukanya, ompong giginya, ada bekas luka di bawah matanya dan seterusnya. Tetangga kecil waktu di kampung yang dulu lusuh, hitam, terbalut kemiskinan, sekarang berbinar, mulus, wangi, terawat, berselimut kemewahan. Waktu mengubah banyak hal.

intip1

Cukuplah reuni sebagai reuni, temu kangen, bermaaf-maafan. Jangan rusak hati teman dengan kalimat penasaran yang berlebihan. “Ih, itu luka dibawah matamu kenapa? Ngeri sekali melihatnya.” Kecuali dia dengan senang hati yang bercerita. Karena kita hanya bertemu satu hari, setelah ribuan hari terpisah.

(lebih…)

Iklan

Read Full Post »

Keberkahan Gaji

dirhamSeseorang datang kepada Imam  Syafi’i mengadukan tentang kesempitan hidup yang ia alami. Dia memberitahukan bahwa ia bekerja sebagai orang upahan dengan gaji 5 dirham. Dan gaji itu tidak mencukupinya. Namun anehnya, Imam Syafi’i justru menyuruh dia untuk menemui orang yang mengupahnya supaya mengurangi gajinya menjadi 4 dirham. Orang itu pergi melaksanakan perintah Imam Syafi’i sekalipun ia tidak paham apa maksud dari perintah itu.

(lebih…)

Read Full Post »

Salmon dan Hiu

salmonPada menu ikan masakan Jepang, ikan salmon akan lebih enak untuk dinikmati jika ikan tersebut masih dalam keadaan hidup, saat hendak diolah untuk disajikan. Jauh lebih nikmat dibandingkan dengan ikan salmon yang sudah diawetkan dengan es. Itu sebabnya para nelayan Jepang selalu memasukkan salmon tangkapannya ke suatu kolam buatan agar dalam perjalanan menuju daratan salmon-salmon tersebut tetap hidup. Meski demikian pada kenyataannya banyak salmon yang mati di dalam kolam buatan tersebut.
Bagaimana cara nelayan Jepang menyiasatinya? Para nelayan itu memasukkan seekor hiu kecil di dalam kolam tersebut.

(lebih…)

Read Full Post »