Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Motivasi’ Category

Rapat Tindak Lanjut Evaluasi Aplikasi E-Monev Penelitian Tembakau dilakukan melalui video conference di tiga lokasi. Lokasi pertama di Kantor Pusat PTPN X di Surabaya dipimpin oleh Bagian Renstra dan dihadiri oleh Bagian Tembakau dan Sekper. Lokasi kedua di Showroom Kebun Kertosari, dipimpin oleh GM Kebun Kertosari serta dihadiri oleh Kapuslit Tembakau beserta jajarannya, Asman dan Sekum Kebun Kertosari dan Kebun Ajong Gayasan. Lokasi ketiga di Kebun Klaten dan dihadiri oleh perwakilan Kebun Klaten.

Terdapat 5 poin dari hasil rapat, salah satunya adalah komitmen peserta rapat untuk melanjutkan aplikasi E-Monev secara kontinu di tahun 2020.

Showroom Kebun Kertosari, 5 Maret 2020

Read Full Post »

 

Pada 8 November 2019, dilakukan video conference secara serentak antara BOD dengan seluruh karyawan di unit kerja PTPN X. Karyawan Pusat Penelitian Tembakau Jember mengikuti video conference sosialisasi SIPRO (Sinergi, Integritas, dan Profesional) di Kebun Ajung Gayasan.

Read Full Post »

Tak Terasa Air Mataku Menetes

Sesudah Sholat Jumat aku masih duduk di teras mesjid di salah satu kompleks sekolah. Jamaah mesjid sudah sepi, bubar masing-masing dengan kesibukannya.Seorang nenek tua menawarkan dagangannya, kue tradisional. Satu plastik harganya lima ribu rupiah. Aku sebetulnya tidak berminat, tetapi karena kasihan aku beli satu plastik.

Si nenek penjual kue terlihat letih dan duduk di teras masjid tak jauh dariku. Kulihat masih banyak dagangannya. Tak lama kulihat seorang anak lelaki dari kompleks sekolah itu mendatangi si nenek. Aku perkirakan bocah itu baru murid kelas satu atau dua.

bagi

Dialognya dengan si nenek jelas terdengar dari tempat aku duduk.

“Berapa harganya Nek?”
“Satu plastik kue lima ribu, nak”, jawab si nenek.

Anak kecil itu mengeluarkan uang lima puluh ribuan dari kantongnya dan berkata :

“Saya beli 10 plastik, ini uangnya, tapi buat Nenek aja kuenya kan bisa dijual lagi.”

Si nenek jelas sekali terlihat berbinar-binar matanya.

“Ya Allah terima kasih banyak, Nak. Alhamdulillah ya Allah kabulkan doa saya untuk membeli obat cucu yang lagi sakit.” Si nenek langsung jalan.

(lebih…)

Read Full Post »

Kita tidak pernah tahu, anak kita akan terlempar ke bagian bumi Allah yang mana nanti, maka izinkanlah dia belajar menyelesaikan masalahnya sendiri. Jangan memainkan semua peran. Jadi ibu, koki, tukang cuci, ayah, supir, tukang ledeng. Anda bukan anggota tim SAR!
Anak anda tidak dalam keadaan bahaya. Tidak ada sinyal S.O.S! Jangan selalu memaksa untuk membantu dan memperbaiki semuanya.

Anak mengeluh karena mainan puzzlenya tidak bisa nyambung menjadi satu, “Sini…Ayah bantu!”#Tutup botol minum sedikit susah dibuka, “Sini…Mama saja.” Tali sepatu sulit diikat, “Sini…Ayah ikatkan.” Kecipratan sedikit minyak. “Sudah sini, Mama aja yang masak.” Kapan anaknya bisa?

mandiri1

Kalau bala bantuan muncul tanpa adanya bencana, apa yang terjadi ketika bencana benar-benar datang? Berikan anak-anak kesempatan untuk menemukan solusi mereka sendiri. Kemampuan menangani stres,  menyelesaikan masalah, dan mencari solusi merupakan keterampilan/skill yang wajib dimiliki. Dan skill ini harus dilatih untuk bisa terampil. Skill ini tidak akan muncul begitu saja hanya dengan simsalabim!

(lebih…)

Read Full Post »