Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Berita’ Category

Kegiatan halal bi halal ini merupakan momen yang luar biasa. Mengapa? Karena dalam suatu majelis ini, kita dapat berkumpul dan berinteraksi langsung, serta memohon maaf langsung kepada bapak ibu sekalian. Saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada GM Kebun Ajung Gayasan atas perhatiannya mengundang para manajemen yang telah memasuki masa purna tugas. Demikian ungkapan bahagia dari Ir. H. Sugianto- pejabat puncak PTPN X dengan jabatan terakhir GM Kebun Ajong Gayasan, pada acara Halal Bi Halal Keluarga Besar Kebun Ajong Gayasan, Selasa, 19 Juni 2018.

“Acara ini efektif sekali untuk memohon maaf langsung kepada bapak ibu semua. Bayangkan jika saya harus mendatangi rumah bapak-ibu satu per satu untuk meminta maaf, mungkin waktu sebulan tidak akan cukup,” kelakarnya sambil tersenyum.

Meskipun saya sudah purna, sambung Sugianto, namun di balik layar saya terus men-support tembakau PTPN X. Saya mengapresiasi penuh kepada Manajemen Kebun Ajong Gayasan beserta segenap karyawannya atas kemampuannya untuk terus bertahan dan berjuang dalam mengusahakan tembakau berkualitas tinggi. Fluktuasi di perkebunan itu biasa. Namun tetap harus diingat dan diupayakan agar lini bisnis tembakau terus didorong agar bisa naik lagi.

“Manajemen tembakau PTPN X memiliki keunggulan, yakni mereka tidak hanya andal dalam memroduksi tembakau cerutu kualitas ekspor, namun juga menguasai aspek pemasaran. Market share-nya jelas,” ulas mantan Kepala Divisi Tembakau PTPN X.

Potensi tembakau PTPN X luar biasa, sehingga ia berharap agar bisnis tembakau tersebut dapat dipertahankan dengan cara meningkatkan semangat dan etos kerja karyawan kebun tembakau. (OPI_Penelitian Tembakau Jember)

Iklan

Read Full Post »

Semarak perayaan Idul Fitri 1439 H sangat terasa pada penyelenggaraan Halal Bi Halal Keluarga Besar Kebun Ajong Gayasan (Selasa, 19 Juni 2018). Acara yang digelar oleh manajemen unit unit usaha yang berlokasi di Jember ini mengundang perwakilan petani tembakau, para alim ulama, Kepala Penelitian Tembakau Jember-Klaten beserta jajarannya, para karyawan kebun yang sudah purna tugas serta tentunya keluarga besar Kebun Ajong Gayasan. Membuka acara di Lobi Gudang Pengolah, General Manger Kebun Ajong Gayasan H. Untung Mulyono, SE  mengucapkan minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga Allah SWT senantiasa menerima amal ibadah kita semua. Terima kasih yang tak terhingga juga diucapkan beliau kepada segenap hadirin atas kesediaannya telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam acara yang penuh berkah tersebut.

“Selama Ramadhan, kita telah dilatih untuk sabar dan tangguh dalam menjalankan ibadah puasa. Saya harap bapak-bapak juga bisa sabar dan kuat kala harus menjalani musim tanam tembakau bersamaan dengan bulan Ramadhan dan Idul Fitri,” motivasi Untung.

Saya yakin, lanjut Untung, kondisi yang kurang bersahabat akan segera berakhir. Akan tiba saatnya, musim tanam tembakau tidak bersamaan dengan Bulan Ramadhan, mengingat setiap tahun, tanggal dan bulan perayaan Idul Fitri terus bergeser.

Setelah saling memaafkan, lembaran hidup kita kembali putih dan suci. Seyogyanya kita isi lembaran hidup kita dengan catatan yang sarat kebaikan dan manfaat hingga saatnya kita dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa.

“Mari kita sama-sama berdoa agar tembakau PTPN X dapat lebih maju lagi di masa kini dan masa mendatang, yang pada akhirnya akan mengantarkan kita kepada kesejahteraan bersama. Semoga Allah SWT meridhoi segala ikhtiar baik kita,” pungkasnya. (OPI_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/majukan-tembakau-berbekal-ridho-illahi

 

Read Full Post »

Penelitian Tembakau Jember memperkenalkan inovasi terbarunya yakni Thermohygrometer Digital. Alat ini diperkenalkan saat  ekspose hasil penelitian tembakau Jember dan Klaten pada Kamis 26 April 2018 di Kantor Pusat PTPN X Surabaya.

Kepala Pusat Penelitian Tembakau Jember, Erna Anastasia DEI  mengutarakan bahwa Thermohygrometer Digital ini diciptakan khusus untuk digunakan dalam proses budidaya tembakau. Yang menarik pada alat ini, pihaknya telah menggunakan teknologi terbaru yaitu melengkapi alat tersebut dengan berbasis bluetooth. Alat ini nantinya digunakan sebagai alat pengukuran suhu dan kelembaban di gudang pengering (los).

“Alat ini digunakan untuk memantau suhu dengan menggunakan smartphone dengan aplikasi Bluecore Tech. Aplikasi Bluecore Tech sendiri dapat di-install melalui playstore. Kelebihan dari alat ini  adalah jangkauan sinyalnya mampu mencapai radius 13 meter baik vertikal maupun horizontal,” jelas Erna.

Dengan upaya yang dilakukan tersebut diharapkan bisa menekan losses dan produktivitas dapat tercapai. Disamping itu juga dapat membuka potensi yang dimiliki sekaligus mengembangkan produk turunan dari tembakau. (red2, FIR_SEKPER)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/puslit-tembakau-luncurkan-inovasi-terbaru

Read Full Post »

Tembakau selama ini hanya dikenal sebagai bahan baku untuk rokok dan cerutu. Padahal selain daunnya, bagian lain tanaman ini seperti biji, tulang daun, tangkai hingga batangnya bisa dimanfaatkan untuk berbagai hal.

”Tembakau tidak bisa hanya digunakan untuk rokok yang regulasinya semakin ketat. Harus dipikirkan produk hilir yang bisa memiliki nilai tambah bagi tanaman tembakau,” kata Direktur Komersial PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X saat membuka Call For Paper dan Seminar Nasional Studi Kelayakan Produk Berbasis Limbah Tembakau yang diadakan di Kantor Pusat PTPN X di Surabaya, Kamis (26/4/2018).

Slamet mengatakan, dari karya ilmiah yang masuk dalam CFP kali ini diharapkan bisa untuk kemudian diaplikasikan. ”Kalau dari sisi marketing, buatlah apa yang bisa Anda jual, tapi jangan jual apa yang bisa Anda buat,” ujarnya.

Seperti diketahui,  PTPN X memiliki tiga kebun tembakau yang pada tahun 2018 akan menanam tembakau di areal seluas 665 hektar. Secara total, dari tiga kebun tersebut dihasilkan limbah sebanyak 45.557 ton. Dari keseluruhan limbah tersebut, baru sekitar 1 persen atau 455 ton saja yang sedang dipergunakan untuk uji coba minyak atsiri dan briket tembakau.

Padahal, seperti dituturkan Peneliti Utama Badan Penelitian dan pengembangan Kementerian pertanian, Subiyakto. S, tembakau merupakan tanaman yang kaya manfaat. ”Sebagian kecil manfaatnya diantaranya adalah untuk kompos, biopestisida, biooil, biochar, biogas dan biodiesel,” kata Subiyakto. (Red1, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/kembangkan-produk-hilir-tembakau

Read Full Post »

Untuk kedua kalinya, PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X mengadakan Call for Papers (CFP) dan Seminar Nasional yang tahun ini mengangkat tema ‘Studi Kelayakan Produk Berbasis Limbah Tembakau’. CFP tahun 2018 ini diikuti 2018 peserta dari Aceh hingga Maluku yang terdiri dari mahasiswa, dosen maupun umum.

Ketua Panitia, Wakhyu Priyadi Siswosumarto mengatakan, penyelenggaraan CFP ini diharapkan mampu meningkatkan budaya menulis ilmiah di masyarakat. ”Sekaligus juga untuk menampung ide konstruktif yang berguna untuk pengembangan tembakau,” ujarnya pada pembukaan CFP dan seminar nasional di hall Kantor Pusat PTPN X, Kamis (26/4/2018).

Secara total, ada 150 karya yang masuk ke panitia. Dari total peserta tersebut, enam diantaranya diberi kesempatan untuk memaparkan hasil penelitiannya di hadapan juri yang terdiri dari Guru Besar Ekonomi Pertanian sekaligus Direktur Pascasarjana Universitas Jember Profesor Rudi Wibowo, Direktur Komersial PTPN X Slamet Djumantoro serta Wakhyu Priyadi Siswosumarto.

Dari hasil penilaian juri, didapatkan juara pertama CFP yaitu tim dari Universitas Jember yang beranggotakan Muhammad Aly Firdaus, Meida Cahyaning Putri dan Umi Lutfiani Masyitah dengan judul ‘Analisis Kelayakan Usaha Produksi Asap Cair Organik dari batang Tembakau sebagai Pengawet dan Biodesinfektan’. Mereka berhak mendapatkan hadiah uang tunai senilai Rp 20 juta.

Sedangkan di posisi kedua diraih tim dari Universitas Gajah Mada dengan judul penelitian ‘Analisis Studi Kelayakan Usaha Produksi Tobsan (Tobaccco handsanitizer) di Jember, Jawa Timur’. Tim yang beranggotakan enam orang ini mendapatkan hadiah sebesar Rp 15 juta. Dan di posisi ketiga juga diperoleh oleh tim dari Universitas Jember yang mengangkat tema ‘Analisis Kelayakan Bisnis Tobaccos Perfume (Tobacccos Imperial, Tobaccos Noire dan Tobacco Scent) dengan Konsep Zero Waste Guna Meningkatkan Eksistensi Jember Sebagai Kota Tembakau mendapatkan hadiah sebesar Rp 10 juta. (Red1, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/ptpn-x-gali-potensi-produk-berbasis-limbah-tembakau

Read Full Post »

Penjurian Call For Papers tahap I telah usai. Sesuai janji panitia, sertifikat untuk peserta sudah mulai dibagikan. Menurut Erna Anastasia Dewi El Irsyadi, Ketua Pelaksana Call For Papers PTPN X, di tahun 2018 ini, sertifikat dibagi ke dalam tiga tahap. Pertama, untuk partisipan secara umum. Sertifikat ini dibagikan kepada peserta yang tidak lolos best abstract. Kedua, untuk partisipan best abstract. Sertifikat ini dibagikan kepada peserta yang tidak lolos menjadi nominator. Tentu para best abstract contributor ini telah mengirimkan full papernya kepada panitia hingga 13 April 2018 nanti. Dan yang ketiga, untuk nominator dan pemenang hiburan. Para nominator akan diberikan sertifikat langsung saat awarding. Sedangkan untuk pemenang hiburan, bisa diberikan langsung ataupun via email.

“Kami tunggu full paper terbaik dari para best abstract contributor. Semoga full paper bapak/ibu/saudara sekalian dapat kembali memikat hati dewan juri,” pungkas Erna. (OPI_Penelitian Tembakau Jember).

Read Full Post »

150 naskah dari Aceh hingga Maluku telah masuk di email panitia hingga 29 Maret 2018. Panitia memberikan perpanjangan waktu selama enam hari dari jadwal deadline semula, yakni 23 Maret 2018. kemudian penjurian abstrak dilakukan pada 3 April 2018 di Aula Penelitian Tembakau Jember.

Informasi naskah yang lolos best abstract dapat dilihat di sini:

https://drive.google.com/file/d/1zj2pj1t3kflg7nmgvb9zejnvvmwa5i-e/view

Selamat kepada para peraih best abstract! Partisipan yang lolos best abstract langsung dihubungi oleh panitia per 3 April 2018. Adapun batas akhir pengumpulan full paper bagi best abstract adalah 13 April 2018 pukul 23.59 WIB.

Panitia CFP PTPN X mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh partisipan yang telah berkontribusi menyumbangkan ide dan pemikiran konstruktif untuk kemajuan industri tembakau tanah air.

Read Full Post »

Older Posts »