Feeds:
Pos
Komentar

Archive for September, 2019

Read Full Post »

Jember – Masih dalam nuansa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 Republik Indonesia, Penelitian Tembakau Jember menggelar berbagai macam perlombaan pada Jum’at (23/8). Lomba tersebut diikuti segenap karyawan dan karyawati Penelitian Tembakau Jember. Setidaknya 31 orang mengikuti seluruh ragam perlombaan dengan semangat dan penuh suka cita.

Gelaran lomba terdiri dari lomba makan kerupuk, memasukkan paku dalam botol, lomba tusuk balon menggunakan topi yang ujungnya telah dilengkapi jarum, dan terakhir bola voli ceria. Sejumlah hadiah untuk tiga pemenang di setiap lomba telah disiapkan oleh panitia. Ketika ditanya mengenai lomba, Isti Wahyuti selaku Kasie Agronomi dan Budidaya Penelitian Tembakau Jember berpesan agar janganlah mengejar ukuran dan nilai hadiah, melainkan kekompakan serta kerukunanlah yang perlu dipupuk melalui keikutsertaan karyawan-karyawati dalam setiap lomba.

Sementara itu, Rosana Panggawean sebagai  pemenang Lomba Tusuk Balon mengungkapkan  kegembiraannya, “Saya gembira sekali bisa  berpartisipasi dalam perlombaan untuk memeriahkan  peringatan Dirgahayu RI. Kegiatan ini juga menjadi  ajang refreshing sejenak diantara rutinitas harian saya  yang harus berjibaku di laboratorium maupun di  lapang,” papar gadis berwajah oriental tersebut.

Acara rutin tahunan di Penelitian Tembakau Jember ini  karib menyuguhkan kehangatan dan keceriaan.  Memang benar, perhelatan di momen kemerdekaan RI  ini tidak hanya sebagai tonggak untuk mengingat, mengenang, dan meneladani jasa para pahlawan sekaligus bersyukur atas nikmat kemerdekaan itu sendiri. Lebih dari itu, penyelenggaraan lomba tersebut dinilai ampuh sebagai sarana untuk merajut kembali kebersamaan, menghapus sekat SARA, serta menguatkan rasa nasionalisme kita di tengah masifnya upaya adu domba dan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (Angga Suprayogi_Penelitian Tembakau Jember, Cin_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/tingkatkan-kekompakan-dan-kerukunan-penelitian-tembakau-jember-gelar-lomba-agustusan

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

Read Full Post »

Dinas Pertanian dan Pangan (Dispertapa) Kabupaten Blitar mengadakan acara pembelajaran pengolahan limbah tembakau pada Selasa (20/08). Acara yang berlangsung di Golden Leaf House (GLH) Jember ini dihadiri oleh 80 peserta yang terdiri atas petani tembakau, pemandu lapang, penyuluh pendamping serta dinas terkait.

Menurut Hari Budi Harto sebagai Team Leader dari Dispertapa Kabupaten Blitar, petani yang didatangkan pada acara tersebut merupakan perwakilan Gapoktan dari lima kecamatan, yakni kecamatan Kademangan, Punggungrejo, Kanigoro, Talun, dan Sutojayan. “Satu kelompok tani umumnya terdiri dari 20 hingga 25 orang. Kami membawa lima orang perwakilan dari kelompok tani”, tambahnya.

Materi bertajuk ‘Diversifikasi Produk Tembakau dan  Prospek Pasarnya’ yang disampaikan oleh narasumber  Golden Leaf  House tersebut bertujuan  untuk membuka wawasan petani bahwa tembakau  tidaklah melulu tentang rokok kretek, rokok linting  (gulung, red), atau cerutu saja, namun seluruh  organnya dapat dimanfaatkan menjadi produk-produk  baru yang memiliki nilai tambah tinggi.

Peserta studi lapang juga melihat langsung proses  pembuatan biochar, asap cair, briket dan pellet  tembakau. Mereka juga berkesempatan mengunjungi  gudang pengering dan gudang pengolah Kebun Ajong Gayasan.

Tak hanya berhenti pada studi lapang semata, pihak penyelenggara juga menggandeng instansi terkait seperti perwakilan dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah, Dinas Komunikasi dan Informasi, serta Bagian Ekonomi dan Pengembangan Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Blitar. “Kami berharap perwakilan dari instansi tersebut dapat memfasilitasi dan menjembatani keberlanjutan atas program-program yang kami canangkan”, ujar Hari sebagai Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Pangan Dispertapa Kabupaten Blitar tersebut. (Okta PI_Penelitian Tembakau Jember_CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/puluhan-petani-blitar-belajar-pengolahan-limbah-tembakau-di-glh

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

 

Read Full Post »

Sebagai agenda rutin dalam upaya mengedukasi masyarakat terhadap pengelolaan sampah, Kampoeng Recycle- salah satu komunitas pemerhati lingkungan menggelar talkshow di dua kabupaten.

Talkshow lingkungan ini menggandeng tiga narasumber, salah satunya dari PTPN X Penelitian Tembakau Jember,” ujar Nurul Hidayat, Pendiri Kampoeng Recycle. Pria yang meraih gelar Magister dari University of Melbourne Australia tersebut menjelaskan bahwa talkshow diselenggarakan selama dua hari, yakni di Bondowoso pada 14 Agustus 2019 dan Jember pada 15 Agustus 2019.

Di depan para petani tembakau, aktivis lingkungan  serta jajaran pemerintah setempat, Okta Prima  Indahsari narasumber dari PTPN X memaparkan  materi bertajuk ‘Pengembangan Energi Alternatif  Berbasis Limbah Biomassa’. Menurutnya, PTPN X  tidak hanya concernmenghasilkan produk agribisnis  berkualitas tinggi, namun juga peduli terhadap  pengelolaan limbahnya, sehingga pasca kegiatan  produksi,  limbahnya tidak mencemari lingkungan.

“Limbah padat hasil kegiatan budidaya tembakau  meliputi kuncup, bunga, daun pucuk, batang, dan akar tembakau kini tengah diolah menjadi beragam produk baru yang bermanfaat bagi lingkungan. Dari 50 produk turunan tembakau, ada dua produk yang berpotensi menjadi energi alternatif, yakni briket dan pellet batang tembakau,” ulas wanita yang telah memiliki lebih dari 5 publikasi ilmiah tingkat Nasional maupun Internasional.

Selain dua produk tersebut, ia juga mengulas beberapa varian diversifikasi produk tembakau yang dapat diduplikasi dengan biaya terjangkau serta teknologinya tepat guna seperti asap cair, biochar, dan hand sanitizer. Agar dapat mengetahui lebih jauh seluk-beluk hilirisasi produk tembakau berikut pelatihan pembuatan produk-produk tersebut, ibu dua putra ini mempersilakan hadirin untuk mengunjungi Wisata Edukasi Tembakau dan Produk Hilir Tembakau Golden Leaf House di bilangan MH. Thamrin Jember.  (Siti Nur Halimah_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/penelitian-tembakau-jember-sharing-pengelolaan-limbah-pada-aktivis-lingkungan

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

 

Read Full Post »

PTPN X Warnai ICALS 2019

PT Perkebunan Nusantara (PTPN) X turut berpartisipasi dalam acara The International Conference on Agriculture and Life Science (ICALS) 2019 yang dilaksanakan di Gedung Sutardjo Universitas Jember pada Rabu (31/07). Perhelatan kali ketiga ini mengusung tema Sustainability of Industrial Agriculture And Food Sovereignity in The Era of Industrial Revolusi Industry 4.0. Acara bertaraf international ini diikuti oleh lebih dari 500 peserta yang berasal dari dalam negeri dan luar negeri serta keynote speaker dan guest speakeryang berasal dari Indonesia, Jerman, Korea, Malaysia, dan Thailand.

Delegasi PTPN X hadir dalam konferensi, yakni GM Kebun Kertosari, GM Kebun Ajung Gayasan serta 2 peneliti dari Penelitian Tembakau Jember.  Tidak hanya hadir sebagai stakeholder perguruan tinggi, nama PTPN X juga menggema dalam dua paper yang ditulis oleh pihak internal dan eksternal PTPN X.  Dari 119 paper yang lolos seleksi, penulis sebagai penyaji paper dari pihak PTPN X mengetengahkan paper bertajuk Contribution of Tobacco Waste For Agriculture. Sementara itu empat Dosen Fakultas Pertanian Universitas Jember menampilkan paper berjudul Preference of Production Risk of Sugarcane Farming with Bud Chip and Conventional Method (Study in PTPN X).

Acara ilmiah ini terintegrasi dengan dua agenda  lain yang berlangsung berurutan, yakni International Symposium on Biotechnology of Plant Industry pada Kamis, 1 Agustus 2019 di Gedung Rektorat dan International Workshop on Biotechnology of Rice Development pada 2 Agustus 2019 di Gedung CDAST. (Okta Prima I_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper).

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/ptpn-x-warnai-icals-2019

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

Read Full Post »

Baru dua bulan dipromosikan, Nicoatiana Hall-Aula Penelitian Tembakau Jember telah menerima pemesanan berulang (repeat order). 30 Juni 2019 Nicotiana Hall (Nichall) disewa oleh salah satu KBIH di Jember. Kemudian pada 28 Juli 2019, KBIH tersebut kembali menyewa Nichall untuk acara keagamaan.

“Menurut kami, tarif di Nichall kompetitif sekali. Fasilitas dan pelayanannya memuaskan kami sebagai pelanggan,” terang Irfan Rokhim, ketua KBIH.

Maka dari itu, lanjut irfan, kami berminat menyewa ulang Aula Penelitian Tembakau Jember ini. Untuk satu momen acara, kami menghadirkan sekitar 200 orang peserta yang berasal dari berbagai kota di sekitar Jember, seperti Banyuwangi, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dan Situbondo.

Salah satu peserta yang berprofesi guru menyarankan agar di Nichall ditambah fasilitas ruang promosi, sehingga pemasarannya dapat lebih aktif dan komunikatif. Sementara itu Suminah, peserta asal Banyuwangi ini kagum terhadap interior desain Nichall yang modern.

Dalam kesempatan berbeda, Isti Wahyuti, salah satu Person In Charge Nichall mengatakan bahwa pelayanan Nicotiana Hall kepada publik meliputi persewaan untuk acara kedinasan dan keagamaan, prewedding dan wedding, fotografi, maupun sport center.

“Dalam melayani konsumen, kita harus dapat menciptakan keramahan (hospitality) dan aktif melakukan layanan purna jual (after sales service) sehingga terbentuk keterikatan antara penyedia jasa dan konsumen. Harapannya konsumen akan ‘naik kelas’ menjadi pelanggan. (Okta PI_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/nicotiana-hall-mulai-diminati-konsumen

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

Read Full Post »

Pasca mengunjungi wisata edukasi tembakau Golden Leaf House (16/7), tim survey dari Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar meluncur ke lahan dan gudang pengering.

“Sebagai bentuk dukungan dalam menyebarluaskan stigma positif tentang tembakau, kami mempersilakan tim survey dari Blitar untuk bertandang ke lahan dan gudang Kebun Ajong Gayasan,” papar GM Kebun Ajong Gayasan, Dwi Aprilla Sandi.

Menurut Subandi, Manajer Tanaman Kebun Ajong Gayasan yang menerima tim survey di Gudang Dawuhan Macan, mereka tertarik mengetahui lebih jauh mengenai grade tembakau TBN yang dikomparasikan dengan grade tembakau rajangan yang digunakan untuk rokok, proses pengeringan mulai dari daun hijau sampai menjadi daun kering, fungsi dari pengapian dalam proses curing di gudang, proses lanjutan setelah pengeringan hingga daun tembakau siap dipasarkan. Mereka juga menanyakan  market share yang dituju.

Sementara itu saat masuk ke rumah tembakau bawah naungan (TBN) di Penataran Ajung Wetan, mereka takjub dengan ukuran daun tembakau yang lebar, pohon tembakau yang tinggi menjulang, serta sistem drainase dan proteksi tanaman yang diterapkan di TBN.

 

“Bagian pucuk pohon TBN tidak dipotong hingga masa panen berakhir, karena hal tersebut akan mempengaruhi ketipisan daun, kadar nikotin dan kadar gula pada daun yang otomatis juga akan mempengaruhi mutu daun kering yang dihasilkan,” ulas Kasie Budidaya dan Pemuliaan Penelitian Tembakau Jember Isti Wahyuti saat menjelaskan salah satu SOP di lahan.

Mereka mengagumi selayang pandang kegiatan di on farm, off farm, dan non farm tembakau PTPN X, termasuk pula spot-spot di lapangan yang cukup instagrammable. (Okta PI_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/tim-distanpangan-kabupaten-blitar-kagumi-aktivitas-bisnis-tembakau-ptpn-x

Kunjungi kami di instagram: @penelitiantembakaujember, @goldenleafhouse, @nicotianahall

Read Full Post »

Older Posts »