Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Maret, 2019

Tak bisa dipungkiri, roda modernisasi berputar semakin kencang. Tanpa mengakrabi inovasi, kita akan terlindas dan tergilas oleh pesaing. Hal inilah yang mendasari pelaku usaha tembakau PTPN X berupaya meningkatkan efisiensi melalui penerapan mekanisasi. Selama ini proses produksi di gudang pengolah tembakau mayoritas masih dilakukan secara manual sehingga perlu pembaharuan atau warna baru untuk mendongkrak efisiensi.

Penelitian Tembakau Jember sebagai support system kebun tembakau bekerja sama dengan akademisi dari Universitas Gajah Mada menggagas rancangan purwarupa Mesin Buka Lembar Daun (MBLD). Menurut Okta Prima Indahsari dari Penelitian Tembakau Jember, penggunaan mekanisasi adalah keniscayaan, mengingat kegiatan bisnis tembakau masih bersifat padat karya.

“Dengan aplikasi MBLD di gudang pengolah, Penelitian Tembakau Jember terus berupaya mendukung kegiatan di kebun tembakau, baik dari sisi efektivitas maupun efisiensi,” tambah Okta.

Manajer Pengolahan Kebun Ajong Gayasan Syaifuddin Zuhri menyambut baik upaya yang dilakukan oleh tim dari Penelitian Tembakau Jember. Pasca kegiatan uji coba tahap awal di Gudang Pengolah Ajong Gayasan, 6 Februari lalu. Ia berharap aplikasi MBLD dapat berkontribusi nyata dalam menekan biaya produksi.

“Tentunya perlu ada data empiris terlebih dahulu untuk mengomparasikan produktivitas MBLD dengan produktivitas kegiatan bir-biran (membentangkan daun) secara manual,” pungkas Zuhri. (Angga Suprayogi_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/mbld-upaya-tingkatkan-efisiensi-di-gudang-pengolah

Read Full Post »

PTPN mengirimkan delegasinya dalam Seminar Nasional Pembangunan Pertanian III yang merupakan eventkolaborasi antara Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya dengan Perhimpunan Ekonomi Pertanian (Perhepi). Selain seminar yang digelar di Gedung Widyaloka (1 Desember 2018), juga diselenggarakan Call For Paper (CFP). Ada 4 perwakilan PTPN X yang hadir sebagai pemakalah dalam CFP tersebut.

Adalah Sabar Dwi Komaruddin dari Puslit Gula Jengkol, menampilkan judul Kemitraan Pabrik Gula Gempolkrep dan Koperasi Petani Tebu Rakyat Rosan Makmur Dalam Pengembangan Tebu di Kecamata Mantup, Kabupaten Lamongan. Selanjutnya, Mashudiana dari PG Gempolkrep dengan paparan Pengaruh Penerapan Pola Regrouping Lahan Mekanisasi Terhadap Peningkatan Pendapatan Petani Tebu di Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto. Ketiga, Dita Widi Atmaja dari Puslit Gula Jengkol mengetengahkan riset bertajuk Implementasi Pertanian Berkelanjutan di PTPN X Untuk Menjaga Keseimbangan Ekosistem dan Meningkatkan Produktivitas. Dan yang terakhir, Okta Prima Indahsari dari Penelitian Tembakau Jember mengusung judul Biopellet Berbasis Limbah Tembakau.

“Ini adalah ajang untuk sounding kepada publik atas kinerja penelitian yang telah kami lakukan,” komentar Dita yang juga menjadi peraih juara harapan III Call for Paper 2018 yang diselenggarakan oleh PTPN X.

Sementara Sabar beropini bahwa publikasi ilmiah merupakan hal yang penting sebagai wujud produktivitas peneliti sekaligus untuk menghindari repetisi judul riset yang sama persis.

“Dengan memaparkan makalah di ranah publik, kami juga ingin menyuarakan kegiatan-kegiatan yang dilakukan PTPN X untuk menjaga hubungan yang harmonis dengan stakeholder eksternal korporasi, salah satunya petani,” ungkap Mashudiana.

Dalam seminar nasional tersebut, keempat wakil PTPN X juga berkesempatan menyimak paparan dari Keynote Speakers Prof. Dr. Ir. Rudi Wibowo, MS. Mantan Komisaris Utama PTPN X ini membahas materi yang berjudul Mengatasi Perangkap Pangan, Meraih Kemandirian Pangan Nusantara. (OPI_Penelitian Tembakau Jember, FIR_Sekper).

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/ptpn-x-meriahkan-seminar-nasional-pembangunan-pertanian-iii

Read Full Post »

Dalam perhelatan seminar nasional yang digagas UPT PSMB Lembaga Tembakau Jember pada 26 hingga 28 November 2018, terdapat acara Call For Paper (CFP) yang merupakan rangkaian acara seminar nasional. Demikian Siti Widartien, ungkap Kepala UPT PSMB Lembaga Tembakau dalam sambutannya.

Paparan hasil riset dalam CFP ini, lanjut Titin-sapaan karib Siti Widartien, berasal dari institusi penelitian, perguruan tinggi, serta dari instansi pemerintah. Seminar ini mengusung tema “Meningkatkan Nilai Tambah Dan Daya Saing Tembakau Melalui Standardisasi, Pengaturan Kelembagaan dan Diversifikasi Produk Dalam Menyongsong Era Revolusi Industri 4.0.”

“Setidaknya ada 27 dinas terkait, 19 bidang dan UPT di lingkungan Disperindag Jatim, 30 pelaku usaha, asosiasi, dan perwakilan petani serta 9 perwakilan dari perguruan tinggi yang mengikuti rangkaian seminar,” urai Titin.

Penelitian Tembakau Jember PTPN X menyumbangkan empat paper riset. Mereka yang presentasi di hadapan para audiens adalah Vardianata Yoedistira Virdawan dengan judul paper: Evaluasi Hasil Analisa Residu Pestisida Pada Tanaman Tembakau, Okta Prima Indahsari dengan judul paper: Kajian Varian Bahan Perekat Terhadap Kualitas Pellet Batang Tembakau, Angga Suprayogi dan Co-Author Nur Aini Hariyo Wati dengan judul paper Studi Komparasi Varian Bahan Baku Terhadap Mutu Briket serta Nur Aini HW dan Co-Author Angga S. dengan judul paper Kajian Daya Saing dan Peluang Ekspor Briket Batang Tembakau.

Peserta dari PT Pandu Sata Utama dan Koperasi Tarutama Nusantara begitu antusias dengan hasil riset yang dilakukan oleh Tim dari Penelitian Tembakau Jember. Mereka berharap hasil riset tersebut applicablepula bagi pelaku usaha tembakau yang lain. (OPI_Penelitian Tembakau Jember, CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/penelitian-tembakau-jember-sumbang-empat-paper-riset

Read Full Post »