Feeds:
Pos
Komentar

Archive for Juli, 2016

Dalam menetapkan panen TBN (Tembakau Bawah Naungan-red), terdapat tiga kriteria yang harus diperhatikan, yakni umur tanaman, visual tanaman serta kandungan klorofil tanaman. Demikian diungkapkan oleh H. Untung Mulyono, SE dalam sambutan acara Panen Perdana Kebun Kertosari (13/7).

krit1

Untung menjelaskan bahwa umur standard petik untuk TBN (Tembakau Bawah Naungan-red) adalah 42 hari. Intervalnya mulai umur 41 hingga 43 hari. Kemarin pada saat umur 42 hari, sudah dilakukan pembersihan daun bawah. Istilahnya ‘cuci kaki.’ Cuci kaki dilakukan agar tanaman bebas dari daun-daun yang berwarna kuning. Daun-daun semacam itu harus dibersihkan karena menimbulkan hama penyakit. Untuk panen perdana hari ini, kegiatan petiknya sudah untuk daun produksi, yakni daun yang memiliki lebar minimal 40 cm. Kedua, jika secara visual 60% tanaman telah berfase generatif, maka memenuhi syarat boleh dipetik. Ketiga, kadar klorofil pada tanaman. Untuk mengukur kadar klorofil, kami menggunakan klorofilmeter. Kadar klorofil daun tembakau yang ideal untuk panen berada pada kisaran 290-310. Klorofilmeter tidak digunakan pada saat petik. Hanya digunakan sekali untuk menetapkan awal petik saja.

(lebih…)

Read Full Post »

Hari ini (13/7) Kebun Kertosari PTPN X menghelat kegiatan panen perdana di Penataran TBN Bungsu II Bagian TBN IX. Hadir dalam acara tersebut Komisaris Utama PTPN X, Kepala Divisi Tembakau, perwakilan dari Penelitian Tembakau Jember, perwakilan dari BSB Group, serta tentunya GM Kebun Kertosari bersama jajarannya.

unt1

(lebih…)

Read Full Post »