Feeds:
Pos
Komentar

mik

Mikoriza berasal dari kata myco yang berarti jamur dan rhizo yang berarti akar. Mikoriza merupakan jamur yang hidup secara simbiosis pada sistem perakaran tanaman. Pertumbuhan mikoriza pada akar tumbuhan bermanfaat untuk meningkatkan penyerapan unsur hara dan air serta dapat melindungi tembakau dari beberapa jenis penyakit. Secara alamiah, akar tanaman tembakau sudah ditumbuhi mikoriza namun dengan jumlah yang sangat sedikit. Jenis mikoriza pada akar tembakau di setiap daerah berbeda-beda bergantung pada jenis tanah pada wilayah tersebut. Khusus mikroriza pada akar tembakau Kabupaten Jember berjenis Glomus sp. Menurut Yulianitha (2012), beberapa karakteristik dari Glomus sp. yaitu hanya memiliki satu jenis dinding spora yang berwarna merah sampai cokelat, Permukaan dinding spora halus tanpa dan berjumlah satu, serta seluruh lapisan yang ada pada dinding spora berasal dari dinding hifa (benang) pembawa. Terbatasnya jumlah mikoriza pada akar tanaman tembakau cukup mempengaruhi pertumbuhan tembakau sehingga mikoriza perlu dibudidayakan khusus agar sistem perakaran pada tanaman tembakau bekerja lebih baik.

Lanjut Baca »

Dinas Pertanian, Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Jembrana, Provinsi Bali melakukan studi banding ke Penelitian Tembakau Jember, (19/12). Hal ini dikarenakan Penelitian Tembakau Jember gencar melakukan riset berikut meluncurkan inovasi-inovasi untuk kemajuan tembakau PTPN X.

che

Tujuan studi banding kali ini adalah agar sektor pertembakauan di Bali dapat berkembang pesat. Seluruh peserta studi banding sangat tertarik dengan paparan yang disampaikan oleh Peneliti Laboratorium dan Kesuburan Tanah, Peneliti Teknologi dan Prosesing serta Peneliti Proteksi Hama Penyakit Tanaman. Selain knowledge sharing, mereka juga diajak berkeliling ke setiap Laboratorium Penelitian Tembakau Jember. Di Laboratorium Agronomi, mereka melihat pillen (coating seeds) – produk unggulan dari Penelitian Tembakau Jember. Destinasi berikutnya adalah Laboratorium Fisika dan Kimia. Di Laboratorium Fisika mereka melihat proses penepungan tulang daun tembakau (gagang) yang menjadi bahan baku biodegradable polybag.

Lanjut Baca »

Tembakau membutuhkan agensia hayati untuk membantu penyerapan unsur hara dalam tanah. Agensia hayati bisa diperoleh dengan bantuan mikoriza yaitu jamur yang bersimbiosis pada perakaran tanaman tembakau. Untuk mewujudkan tanaman sehat, mikoriza dapat menjadi salah satu solusi andalan, karena pembiakan mikoriza yang cukup mudah. Mikoriza berfungsi membantu penyerapan unsur hara dan air dalam tanah.

p

Pada 2011, Penelitian Tembakau PTPN X Jember telah mengadakan pelatihan tentang penanganan hama dan penyakit tembakau TBN dan Na Oogst Jember. Salah satu pemateri yang diundang adalah Dosen Pertanian dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta. Tindak lanjut dari pelatihan adalah Penelitian Tembakau Jember menjalin kerjasama dengan UGM untuk mengembangbiakkan mikoriza tembakau pada media granula zeolit dan tanaman jagung. Maka dibentuklah Tim Mikoriza yang diprakarsai oleh Vardianata Yoedistira Virdawan, Subagio, Sumadi, dan Agus.

Lanjut Baca »

Proses pelaporan hasil panen tembakau di PTPN X dilakukan dalam beberapa tahapan, mulai dari input data secara manual dari timbangan 1 hingga timbangan 3, dilanjutkan dengan perhitungan hasil panen, dan pelaporan hasil perhitungan panen tembakau.  Jika dianalisis lebih dalam, tahapan yang dilakukan sangat memakan waktu yang cukup panjang, sehingga acapkali terjadi human error dan wasting time.

ap

Realita di lapangan tersebut memunculkan ide untuk membangun sebuah sistem informasi panen online tembakau di PTPN X. Sistem informasi panen online tembakau ini diharapkan dapat memberikan manfaat terutama untuk meminimalisir kesalahan input serta pihak manajemen dapat menerima update informasi panen secara real time. Jika dibandingkan dengan sistem informasi yang masih bersifat off line, sistem informasi berbasis online lebih unggul karena memiliki fitur lebih canggih dari segi fungsi.

Beberapa keunggulan dari sistem informasi panen online ini yaitu pertama, aplikasi on line ini dapat menghemat waktu pekerjaan karena juru tulis hanya bekerja meng-input data dan melakukan perhitungan secara otomatis sampai pada tahap pelaporan hasil panen. Dengan sistem yang bersifat off line, juru tulis masih harus melakukan input data dan melakukan perhitungan secara manual sehingga pelaporan hasil panen masih menunggu tahapan yang cukup lama. Kedua, report data bersifat real time yaitu hasil laporan dapat dimonitor langsung begitu data per keranjang telah di-input oleh juru tulis dan mandor. Ketiga, bentuk laporan hasil panen berupa paperless dimana data laporan tersimpan dalam database server, dapat diunduh kapanpun dan dimanapun sehingga memudahkan manajemen dalam memantau hasil panen hanya dengan berbekal smartphone. Keempat,  sistem informasi panen online juga dapat digunakan sebagai media kontrol untuk seluruh aktivitas panen kebun. Kelima, aplikasi ini mampu mendongkrak efesiensi dan efektivitas  terutama untuk memutus rantai panjang distribusi pelaporan hasil panen tembakau. (Mohamad Wawan S._Puslit Tembakau Jember.CIN_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/aplikasi-online-panen-tembakau-tawarkan-lima-keunggulan

Rabu, 14 Desember 2016 Penelitian Tembakau Jember kedatangan tamu dari PTPN II yang berkantor pusat di Medan, Sumatera Utara.

“Hari ini kami menerima permintaan dari PTPN II untuk memberikan Pelatihan Laboratorium Pembuatan Benih Pillen Tembakau. Suatu kehormatan bagi kami dipercaya menjadi trainer agronom dari PTPN II. Kegiatan ini tidak semata transfer ilmu dan pengalaman saja. Namun lebih dari itu, pelatihan tersebut merupakan bentuk sinergi  antar PTPN yang sama-sama bernaung di bawah Holding BUMN Perkebunan,” terang Erna Anastasia DE, Kepala Penelitian Tembakau Jember.

ag

Pelatihan pillen yang diikuti oleh partisipan tunggal ini, menurut Erna, akan digelar selama tiga hari. Adapun materi yang disampakan pada pertemuan perdana adalah Pengenalan tentang Pembuatan Benih Pillen Tembakau, Pembuatan Media Pillen dan Indukan Pillen.

Lebih lanjut, menurut wanita alumnus Jurusan Ilmu Hama Penyakit Tanaman IPB ini, pada hari kedua ada tiga materi yang dipaparkan, yakni Pembesaran Benih Pillen, Pembesaran Benih Pillen Lanjutan serta Sortasi dan Pengeringan Benih Pillen. Sedangkan hari terakhir, peserta akan disuguhi materi mengenai Pembesaran Benih Pillen Lanjutan, Pengujian di Laboratorium serta Pengujian Laboratorium dan Pengemasan.

“Pelatihan yang dihelat di Kantor dan Laboratorium  Penelitian Tembakau Jember ini diampu oleh tiga pemateri, yakni Kepala Penelitian Tembakau Jember, Peneliti Budidaya & Pemuliaan serta Petugas Pelaksana Pillen. Semoga pelatihan ini dapat menebar manfaat dan berjalan secara berkesinambungan,” pungkas Isti Wahyuti, Peneliti Budidaya & Pemuliaan Penelitian Tembakau Jember. (Okta Prima_Penelitian Tembakau Jember, FIR_Sekper)

Sumber: http://ptpn10.co.id/blog/agronom-ptpn-ii-pelajari-pillen-di-penelitian-tembakau-jember

Rahasia Keadilan Allah

Ketika Nabi Musa bermunajat di Bukit Thursina, ia berdoa:
“Ya Allah …Engkau Maha Adil. Tunjukkanlah keadilanMu padaku.”
Allah pun menjawab ;
“Hai Musa … Jika Aku menampakkan keadilanKU padamu, engkau tidak akan sabar dan tergesa-gesa menyalahkanKu.”

makrifat2
Lalu Musa menjawab :
“Dengan taufikMu, aku akan sabar menerima dan menyaksikan keadilanMu.
Allah berfirman :
“Pergilah engkau ke sebuah mata air , bersembunyilah di dekatnya dan saksikan apa yang akan terjadi.”
Musa pun pergi ke mata air yang dimaksud.

Lanjut Baca »

tenang1Yang belum menikah bingung karena belum ketemu jodohnya. Yang sudah menikah bingung dengan ekonomi keluarga, bingung dengan masalah dalam rumah tangga.Yang belum punya istri bingung dengan status lajangnya. Yang punya suami bingung karena banyak wanita cantik di luar sana.Yang belum punya keturunan bingung karena belum dikaruniai keturunan. Yang sudah punya keturunan bingung karena kenakalan anak-anaknya. Yang belum punya rumah bingung dengan kondisi ngontraknya. Yang punya rumah bingung ingin mempermewah rumahnya. Diberi hujan ingin panas. Diberi panas bertanya kapan musim hujan datang. Nikmat sehat 20 tahun terlupakan rasa syukur kepada-Nya.

Sakit sehari, mengeluh seperti orang yang paling menderita. Sedikit kena bisul, lupa akan kesehatan sekujur tubuhnya. Jika selalu demikian dalam menyikapi kehidupan ini. Kapan kita akan mensyukuri nikmat-Nya? Jika seseorang tidak mampu mensyukuri hal yang sedikit, maka dia tidak akan puas dengan sesuatu yang banyak.

Lanjut Baca »